Langsung ke konten utama

Tugas Perencanaan Hutan Resume Jurnal tentang AHP


Resume

Nama
Habibullah
Nim
D1D016004
Kelas
A 2016
Tugas
Perencanaan Hutan – Resume jurnal tentang penggunaan metode AHP (analitycal Hirearchy Process)





Judul
Penggunaan Metode Analitica Hirearchy Process Dalam pemilihan Lokasi Mangrove Park
Karya
Mustika
Jurnal
Kumpulan Jurnal Ilmu Komputer
Volume
Volume 04, No.01, hal.38-48
ISSN
2406-7857
Latar Belakang
Di Kabupaten Demak, Kawasan pantai Monosari banyak mangrove yang masih bagus dengan kriteria lahan yang ditutupi oleh mangrove yang masih rimbun, keadaan tanah yang relative datar, peruntukan sebagai pariwisata, laut sebagai view menarik, aksesibilitas lancar, infrastruktur lengkap. Dengan kriteria tersebut perlu dilakukan pengambilan keputusan dengan metode AHP dalam menentukan lokasi pemilihan mangrove park.
Metodologi Penelitian
Ada beberapa prinsip metode kerja AHP  yaitu a) identifikasi faktor penyebab. Faktor-faktor penyebab nantinya bisa dikriteriakan dan diperluas sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan. b) penyusunan hirarki, yaitu penentuan tujuan atau sasaran secara keseluruhan dan penentuan alternatif-alternatif . c) penentuan prioritas, yaitu melakukan perbandingan berpasangan pada setiap tingkat hierarki. d) konsistensi. e) bobot prioritas yaitu membangun multi kriteria AHP berpasangan perbandingan matriks untuk menetapkan bobot nilai yang berbeda terhadap faktor atau kendala.
Hasil dan Pembahasan
Berdasarkan hasil total prioritas global yang diperoleh, maka dapat diambil keputusan lokasi yang paling baik dalam pembangunan Mangrove Park adalah lokasi AL1 (Desa Bedono) karena mempunyai total prioritas global tertinggi, yaitu 1,2349
Kesimpulan
Sistem Pendukung Keputusan dengan mengunakan metode AHP dapat digunakan sebagai alat bantu untuk memilih lokasi yang paling baik untuk mangrove park.

                                                           

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah Jati (Tectina grandis)

BAB I PENDAHULUAN   1.1   Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari, kayu merupakan bahan yang sangat sering dipergunakan untuk tujuan tertentu.  Pada beberapa kasus kayu tidak dapat digantikan dengan bahan lain karena sifat khasnya. Kita sebagai pengguna dari kayu yang setiap jenisnya mempunyai sifat-sifat yang berbeda, perlu mengenal sifat-sifat kayu tersebut sehingga dalam pemilihan atau penentuan jenis untuk tujuan penggunaan tertentu harus betul-betul sesuai dengan yang kita inginkan.  Dewasa ini penggunaan kayu sudah beralih ke bahan kontruksi lain yang lebih mudah didapatkan. Namun walaupun bahan kayu sudah semakin sulit didapat masih ada beberapa peminat kayu sesuai keperluannya. Karena itulah makalah ini mengangkat tentang kayu sebagai bahan referensi untuk pertimbangan mengggunakan kayu dengan jenis dan ukuran seperti apa. Tumbuhan berkayu muncul di alam diperkirakan pertama kali pada 395 hingga 400 juta tahun yang lalu. Manusia telah menggun...

Model pelaksanaan konservasi Elang Bondol (Haliastur indus) dengan tipe 6 kandang

Model pelaksanaan konservasi Elang Bondol ( Haliastur indus ) dengan tipe 6 kandang Perkandangan berfungsi untuk menyediakan ruang hidup bagi satwa, melindungi satwa dari panas matahari, dingin, angin dan hujan, melindungi satwa dari bahaya dan gangguan luar serta untuk memulihkan keadaan satwa sehingga mempermudah pengelolaan. 1. Kandang Sanctuary Kandang sanctuary ditujukan untuk memelihara elang yang tidak dapat dilepasliarkan ke alam akibat sakit atau ketidaksempurnaan tubuhnya. Di Pulau Kotok Besar terdapat 3 kandang sanctuary yang terdiri dari dua kandang elang bondol dan satu kandang elang-laut perut-putih. Gambar 1 . kandang Sanctuary   Di dalam kandang sanctuary masing-masing terdapat batang tenggeran, kolam pakan dan air bersih, serta batang pohon yang diatur seperti pohon. Fungsi lain dari kandang sanctuary adalah untuk pendekatan pendidikan lingkungan dan memberikan informasi serta pengetahuan kepada masyarakat mengenai burung elang. 2. Kandang...

AGROFORESTRY

  Menurut Hudges (2000) Agroforestry sebagai bentuk menumbuhkan dengan sengaja dan mengelola pohon secara bersama-sama dengan tanaman pertanian dan atau makanan ternak dalam sistem yang bertujuan menjadi berkelanjutan secara ekologi, sosial, dan ekonomi.     JENIS TANAMAN HUTAN BERKAYU, JENIS TANAMAN BUDIDAYA TAHUNAN YANG BERKAYU, DAN TANAMAN JENIS LAINNYA YANG DIPERBOLEHKAN DALAM PEMBANGUNAN HUTAN TANAMAN INDUSTRI NO JENIS JENIS TANAMAN 1 JENIS TANAMAN HUTAN BERKAYU TANAMAN HUTAN BERKAYU ADALAH JENIS TANAMAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN BAHAN BAKUINDUSTRI KEHUTANAN ANTARA LAIN AKASI, EUKALIPTUS, SENGON, JABON, PINUS, JATI, MAHONI, SONOKELING, KARET, PULAI, JELUTUNG, RAMIN, GELAM, GERONGGANG, BALANGERAN, LAMTORO, GAMAL, DAN KALIANDRA. 2 JENIS TANAMAN BUDI DAYA TAHUNAN YANG BERKAYU TANAMAN BUDIDAYA TAHUNAN YANG BERKAYU ANTARA LAIN KOPI, COKELAT/KAKAO, CENGKEH, JENGKOL,...