Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pertanian

3 tipe sawit berdasaerkan warna kulit buah

1. Nigrescens ~ berwarna ungu hingga hitam dan berubah menjadi jingga hitam saat tua. Buah dengan tipe ini dominan pada varietas tenera yang dikomersialkan 2. Virescens ~ berwarna hijau dan saat matang berubah menjadi jingga kemerahan namun dengan ujung kehijau hijauan 3. Albescens ~ buah yang pada waktu mudanya berwarna keputih-putihan dan saat matang berwarna kekuning-kuningan dengan ujung berwarna ungu kehitaman. Daging buah tidak mengandung karetonoid

3 Jenis Sawit Berdasarkan ketebalan cangkang

Hai sahabat sawit, kali ini kita akan membahas 3 tipe kelapa sawit berdasarkan ketebalan cangkangnya. Apa itu tipenya yaa. Yuks simak... 1. Pisifera yaitu tipe yang tidak membentuk cangkang dan umumnya mengalami absorbsi buah. Pisifera dapat mengandung hingga 40% hasil ekstraksi 2. Dura yaitu tipe yang memiliki ketebalan cangkang 2-8 mm dimana ekstraksi minyak berkisar 16-18% biasanya digunakan sebagai pohon induk untuk menghasilkan varietas komersial 3. Tenera yaitu hibrida dari pisifera dan dura dangan tebal cangkang 0,5 hingga 4 mm dengan hasil ekstraksi minyak 22-32% tergantung varietas

Kunci Pengendalian Hama pada Perkebunan Kelapa Sawit

Kunci pengendalian Hama pada perkebunan kelapa sawit 1. Sensus hama secara komprehensif. Sering - seringlah mengecek kondisi sawit anda seperti serangan ulat api dll. Sensus ini berguna agar anda dapat data yang komprehensif tentang hama apa saja yang mengganggu perkebunan sawit anda sehinggan diharapkan penanganannya nanti tepat sasarab 2. SDM harus bagus baik secara teknis maupun teori. Misalnya bagaimana mengedalikan alat yang baik, perawatan alat dll 3. Dana , dana diperlukan untuk pengendalian hama, Dana ini sangat penting sebab jika serangan hama sudah sangat masif baka cost yang harus dikeluarkan juga mahal 4. Alat penunjang pengendalian hama, ini diperlukan untuk optimalisasi dan efisiensi kerja 5. Bahan yang digunakan untuk pengendalian hama, dan penganggaran yang tepat.  6. Up to date teknologi terbaru, misalnya menangani ulat api dengan virus 7. Pengendalian hama dengan cara gotong royong, karena hama tidak mengenal batas administratif. Diperlukan kerjasama agar menangan...

Bahan Organik

Bahan organik Tahukah sahabat berapa banyak bahan organik dalam tanah? bahan organik pada tanah hanya berkisar 3-5% sahabat. Apakah sahabat tahu seberapa pentingnya bahan organik dalam tanah bagi tanaman? Bahan organik dalam tanah memiliki pengaruh yang besar sekali terhadap sifat sifat tanah, dan sangat berpengaruh terhadap kehidupan tanaman, seperti pertumbuhan tanaman akan dapat dioptimalkan Mungkin sahabat bertanya,"coba sebutkan manfaat bahan organik?" Baiklah dari sekian banyak manfaat bahan organik saya akan berikan 5 diantaranya 1. Bahan organik Sebagai granulator yaitu bahan yang mampu memperbaiki struktur tanah 2. Bahan organik merupakan sumber unsur N, P, S, unsur mikro dan lain-lain 3. Bahan organik mampu menambah kemampuan tanah dalam menahan air 4. Bahan organik mampu menahan unsur-unsur hara 5. Bahan organik merupakan sumber energi bagi mikroorganisme karena bahan organik menyimpan gugusan gula sehingga itu sangat bermanfaat bagi bakteri perombak dan tanaman Ta...

Kapur Dolomit

Kapur dolomit Manfaat kapur dolomit Meningkatkan pH tanah dan menetralkan keasaman tanah Memperbanyak unsur hara dalam tanah karena mengandung kalsium dan magnesium Menetralkan tanah dari senyawa toksik Menambah mikro organisme Menghijaukan tanaman  Meningkatkan produktifitas   Aplikasi kapur dolomit Sebarkan secara merata sebelum tanam  Sebagai pupuk dasar bisa di mix dengan pupuk Za dan Urea Bisa dengan metode kocor Masukkan 2 genggam kapur dengan 1 ember kecil lima liter aduk selam mungkin hingga air dan kapur tercampur, kenapa harus lama? Karena sifat kapur dolomit susah menyatu. Berdasarkan hasil try and error pengadukan selama 5 menit kapur dengan air dapat meningkatkan pH air dibandingkan dengan pengadukan 2 menit 0,1 hektar cukup dengan 10 kg kapur dolomit.