Langsung ke konten utama

Kapur Dolomit

Kapur dolomit
Manfaat kapur dolomit

Meningkatkan pH tanah dan menetralkan keasaman tanah
Memperbanyak unsur hara dalam tanah karena mengandung kalsium dan magnesium
Menetralkan tanah dari senyawa toksik
Menambah mikro organisme
Menghijaukan tanaman 
Meningkatkan produktifitas
 
Aplikasi kapur dolomit

Sebarkan secara merata sebelum tanam 
Sebagai pupuk dasar bisa di mix dengan pupuk Za dan Urea

Bisa dengan metode kocor

Masukkan 2 genggam kapur dengan 1 ember kecil lima liter aduk selam mungkin hingga air dan kapur tercampur, kenapa harus lama? Karena sifat kapur dolomit susah menyatu. Berdasarkan hasil try and error pengadukan selama 5 menit kapur dengan air dapat meningkatkan pH air dibandingkan dengan pengadukan 2 menit

0,1 hektar cukup dengan 10 kg kapur dolomit.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah Jati (Tectina grandis)

BAB I PENDAHULUAN   1.1   Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari, kayu merupakan bahan yang sangat sering dipergunakan untuk tujuan tertentu.  Pada beberapa kasus kayu tidak dapat digantikan dengan bahan lain karena sifat khasnya. Kita sebagai pengguna dari kayu yang setiap jenisnya mempunyai sifat-sifat yang berbeda, perlu mengenal sifat-sifat kayu tersebut sehingga dalam pemilihan atau penentuan jenis untuk tujuan penggunaan tertentu harus betul-betul sesuai dengan yang kita inginkan.  Dewasa ini penggunaan kayu sudah beralih ke bahan kontruksi lain yang lebih mudah didapatkan. Namun walaupun bahan kayu sudah semakin sulit didapat masih ada beberapa peminat kayu sesuai keperluannya. Karena itulah makalah ini mengangkat tentang kayu sebagai bahan referensi untuk pertimbangan mengggunakan kayu dengan jenis dan ukuran seperti apa. Tumbuhan berkayu muncul di alam diperkirakan pertama kali pada 395 hingga 400 juta tahun yang lalu. Manusia telah menggun...

Karbohidrat Dalam Tanaman

LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI POHON Karbohidrat Dalam Tanaman Nama : Habibullah Nim : D1D016004 PROGRAM STUDI KEHUTANAN FAKULTAS KEHUTANAN UNIVERSITAS JAMBI I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang             Fotosintesi pada tanaman tidak lepas dari pigmen klorofil, fosontesis terjadi pada daun dan disini juga terjadinya penimbunan pati. Saat kondisi lingkungan gelap maka terjadi translokasi pati ke organ-organ lain yang digunaakan sebagai bahan dasar dalam proses metabolisme lain (baik anabolisme maupun katabolisme). Sehingga dipagi hari timbunan pati yang ada pada daun tidak ditemukan lagi.             Alkohol merupakan pelarut pigmen klorofil, sehingga kasus klorosis yang terjadi pada sistem perakaran tanaman diakibatkan   alkohol yang terakumulasikan didalam daun.      ...